
Apa Itu Bear Market? Dan Bagaimana Trader Masih Bisa Meraih Untung di Tengah Bear Market?
Perhatikan: Artikel ini bukan merupakan nasihat investasi. Hukum yang mengatur kripto, derivatif, dan bentuk perdagangan serta investasi lainnya—termasuk perpajakan—berbeda di tiap wilayah dan dapat berubah sewaktu-waktu. Anda bertanggung jawab untuk mematuhi hukum di yurisdiksi Anda. Layanan dan penawaran Ouinex, termasuk yang disebutkan di artikel ini—jika ada—dapat berbeda tergantung lokasi dan dapat berubah. Semua investasi mengandung risiko.
Bear market adalah kondisi ketika harga suatu aset atau pasar turun dalam jangka waktu yang lama. Namun, tak peduli ke arah mana pasar bergerak, Anda tetap bisa mendapatkan keuntungan lewat investasi yang cerdas. Melakukan short pada derivatif (memperkirakan harga aset akan turun) dapat menguntungkan di tren menurun (namun juga sangat berisiko terutama di pasar yang volatil). Penting juga diingat, beberapa investasi bisa memberikan hasil di jangka panjang, meskipun Anda butuh waktu bertahun-tahun. Dan hanya karena kripto sedang bear market, bukan berarti komoditas juga demikian. Jadi di platform seperti Ouinex, di mana Anda bisa memperdagangkan kripto dan derivatif, Anda bisa meraih untung dari tren naik di satu pasar dan tren turun di pasar lain.
Poin Penting:
- Bear market adalah kondisi ketika harga suatu aset, atau seluruh pasar, turun 20% atau lebih dari harga puncak terakhir, biasanya dalam periode yang cukup lama.
- Bear market bisa terjadi karena resesi, atau justru memicu resesi, namun keduanya tidak selalu bersamaan (ada bear market tanpa resesi dan sebaliknya).
- Bull market adalah periode ketika harga aset, seperti saham, kripto, atau komoditas, naik secara konsisten didorong kepercayaan investor yang kuat dan indikator ekonomi yang positif.
- Bear market pada saham tidak berarti bear market juga terjadi pada kripto atau komoditas. Dengan diversifikasi, Anda dapat mengambil keputusan investasi yang bijak.
- Dengan melakukan short pada derivatif (memperkirakan harga akan turun), Anda bisa mendapatkan keuntungan dari tren pasar yang menurun.
- Investasi jangka panjang yang dilakukan saat bear market juga bisa memberikan keuntungan dalam jangka panjang.
Apa Itu Bear Market? Dan Masih Bisakah Anda Meraih Untung di Tengah Bear Market?
Anda mungkin sudah sering mendengar istilah “bear market” ketika pasar sedang turun. Istilah ini terdengar menyeramkan—seolah-olah harus dihindari dengan segala cara. Tapi apa sebenarnya artinya? Dan apakah bear market selalu berarti Anda pasti rugi? Tidak selalu.
Mari kita kupas lebih dalam.
Apa Itu Bear Market?
Bear market adalah kondisi ketika harga suatu aset, atau seluruh pasar, turun 20% atau lebih dari harga tertingginya dalam periode yang berkelanjutan. Ini mencerminkan sentimen negatif yang meluas dari investor, biasanya disertai harga yang makin jatuh, pesimisme, dan tak jarang panic selling.
Bear market bisa memengaruhi segalanya, dari saham individu, kripto, komoditas, hingga ekonomi secara umum.
Di dunia kripto yang penuh volatilitas, bear market terasa makin menyakitkan. Token yang sebelumnya meroket dalam beberapa minggu bisa tiba-tiba anjlok. Judul-judul berita isinya ancaman, trader ritel angkat kaki.
Tapi begini kenyataannya: bear market tidak berarti Anda tidak bisa meraih untung.
Bear Market Saham Beda dengan Bear Market Kripto atau Komoditas
Seperti yang terlihat akhir-akhir ini (awal 2025), ketika ada ketidakpastian di pasar, orang sering berpindah ke komoditas. Emas melonjak dalam beberapa bulan terakhir, dan setelah sempat jatuh, begitu pula kripto.
Saat satu pasar turun, pasar lainnya kadang malah naik.
Dengan diversifikasi, Anda tetap bisa mencari keuntungan bahkan ketika salah satu pasar sedang turun. Bahkan jika semua pasar dalam kondisi bearish, tetap ada peluang, seperti akan dijelaskan berikutnya.
Anda Tidak Tak Berdaya di Bear Market: Derivatif Senjata Ampuh namun Berisiko di Bear Market
Hanya karena harga turun bukan berarti semua peluang hilang. Trader berpengalaman tetap bisa untung saat tren turun. Salah satu caranya? Shorting alias melakukan short. Artinya Anda menjual suatu aset, misal derivatif, dengan harapan membelinya kembali di harga lebih rendah.
Saat Anda short suatu aset, Anda sebenarnya bertaruh bahwa harganya akan turun. Dalam keuangan tradisional, ini dilakukan dengan meminjam aset dan menjualnya, berharap bisa membelinya kembali di harga lebih murah. Dalam pasar kripto dan derivatif, short biasanya dilakukan dengan menggunakan kontrak derivatif (CFD) seperti perpetual futures.
Derivatif adalah kontrak keuangan yang nilainya diperoleh dari aset yang mendasari, seperti Bitcoin, Ethereum, saham, maupun komoditas (misal emas) dan indeks. Di Ouinex Anda dapat memperdagangkan spot kripto, juga crypto perps dan derivatif untuk aset tradisional.
CFD memungkinkan Anda melakukan long (bertaruh harga naik) atau short (bertaruh harga turun). Artinya, baik pasar sedang naik maupun anjlok, Anda tetap punya fleksibilitas untuk mendapatkan keuntungan.
Dan di bear market, fleksibilitas = kekuatan.
Jadi daripada hanya menunggu dan berharap, Anda bisa memperdagangkan arah tren dan memperoleh keuntungan darinya.
Risiko Tetap Ada
Perlu diketahui, hampir semua derivatif dilengkapi dengan leverage, entah itu 2x, 10x, bahkan 200x. Artinya jika Anda investasi $10 dengan 10x, Anda berdagang dengan $100. Ini berarti keuntungan Anda bisa besar…atau kerugian Anda juga bisa besar.
Karena itu, trader derivatif harus sangat berhati-hati…dan kadang-kadang menggunakannya untuk hedge*. Anda bisa tetap pegang BTC (misal bitcoin asli Anda) saat pasar turun…tetapi melakukan short pada BTC untuk mengimbangi potensi kerugian jangka pendek.
Bear market memang sulit. Biasanya lebih volatil, likuiditas menurun (lebih sedikit orang yang membeli-menjual). Harga bergerak cepat, sentimen lebih mudah berubah, dan umumnya pasar dipenuhi rasa takut. Tapi kalau Anda disiplin, paham, dan memakai alat yang tepat, masih ada peluang bagus.
Tidak semua orang lari dari beruang. Ada trader yang justru berburu. Raaar! (Oke, segitu aja. Sama garingnya dengan lelucon di video. Sip!)
*Hedging adalah strategi investasi untuk melindungi Anda dari kerugian besar jika investasi lain memburuk. Misal, Anda punya saham dan khawatir harganya turun, Anda bisa membuat posisi lain yang untung jika saham itu memang jatuh. Jadi Anda lebih aman dari potensi kerugian besar. Penjelasan lebih detail bisa Anda baca di glosarium trading kami.
Tips Saat Bear Market
Berikut tips supaya tetap bertahan saat bear market:
- Jangan pernah investasi lebih dari yang siap Anda relakan hilang (berlaku untuk kondisi pasar apapun)
- Lakukan hedge (jika Anda punya saham/kripto tertentu, tapi khawatir harga turun, short aset yang sama untuk meminimalkan potensi kerugian jangka pendek)
- Diversifikasi (investasikan ke berbagai kelas aset)
- Short aset yang Anda yakini akan turun (tapi pahami, trading dengan leverage/margin bisa memperbesar untung atau rugi Anda)
- HODL: tahan aset yang Anda yakini nilainya akan naik dalam jangka panjang (namun siapkan hedge jika khawatir turun jangka pendek)
- Beli aset yang Anda yakini akan pulih dan naik nilainya dalam jangka panjang
Kesimpulan
- Bear market adalah penurunan harga lebih dari 20% dalam periode waktu tertentu, didorong oleh sentimen negatif.
- Bukan berarti semua harapan hilang. Anda tetap bisa untung dengan melakukan short pada aset via derivatif, atau berdagang di pasar yang tidak bearish (diversifikasi investasi Anda).
- Alat seperti perpetual futures memungkinkan trading dua arah, namun berisiko leverage dan likuidasi.
- Hedging adalah alat manajemen risiko yang bisa digunakan di masa bear market.
- Saat harga turun, bisa menjadi peluang membeli aset yang Anda yakini akan naik nilainya…tapi bersiaplah dana Anda mengendap cukup lama.
- Bear market lebih berisiko, tapi bukan berarti mustahil untuk sukses.
FAQ tentang Bear Market dan Trading Derivatif
Apa itu bear market dalam kripto dan keuangan tradisional?
Sebuah bear market adalah saat harga turun 20% atau lebih dari puncak terkininya. Ini mencerminkan sentimen negatif investor, biasanya disertai volume perdagangan turun, panic selling, dan harga aset jatuh.
Berapa lama biasanya bear market berlangsung?
Tidak ada rentang waktu pasti, namun bear market bisa bertahan berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun tergantung faktor makro ekonomi, berita industri, dan kepercayaan investor.
Apakah bisa meraih untung di bear market?
Bisa. Anda dapat short aset menggunakan kontrak derivatif seperti perpetual futures. Juga, bear market sering jadi waktu tepat untuk membeli aset tertentu. Selain itu, hanya karena satu kelas aset (misal kripto) sedang bear market, bukan berarti kelas lain (seperti komoditas) ikut turun.
Apa arti melakukan short pada aset?
Short artinya memprediksi harga aset akan turun. Dalam trading derivatif kripto atau keuangan tradisional, ini dilakukan dengan instrumen seperti CFD dan perpetual futures.
Mengapa bear market sering terjadi di kripto?
Kripto sangat volatil dan sentimen-driven. Perubahan regulasi tiba-tiba, kepanikan pasar, atau perubahan makroekonomi bisa memicu penurunan tajam, sehingga bear market lebih sering terjadi daripada di keuangan tradisional.
Alat trading apa yang bisa digunakan saat bear market?
Derivatif seperti perpetual futures memungkinkan trader membuka posisi short, yaitu memprediksi harga aset akan turun dan mendapat untung jika benar. Ini salah satu cara meraih untung saat bear market. Anda juga bisa investasi di pasar lain yang tidak sedang turun. Offset potensi rugi juga bisa dilakukan dengan hedging.
Ouinex menawarkan spot kripto, crypto perps, dan derivatif keuangan tradisional, sehingga Anda bisa tetap aktif di segala kondisi pasar.
Apakah trading derivatif berisiko di bear market?
Semua trading berisiko, apalagi di pasar yang volatil. Namun dengan manajemen risiko yang baik, seperti stop-loss, pengaturan slippage, dan hedging, Anda bisa tetap trading secara strategis saat market turun. Anda hanya perlu tetap bijak dan tidak pernah trading lebih dari batas kemampuan Anda.
Bagaimana Ouinex berbeda saat bear market?
Ouinex memberi akses ke spot kripto, crypto perps, dan derivatif aset tradisional, eksekusi order cepat, likuiditas dalam, serta model no-CLOB yang memastikan penetapan harga lebih adil, sangat penting dalam situasi bear market yang bergerak cepat.
Apakah bear market mempengaruhi seluruh aset kripto secara sama?
Tidak selalu. Aset besar seperti Bitcoin dan Ethereum biasanya turun lebih lambat dibanding altcoin kecil yang biasanya lebih volatil. Diversifikasi dan posisi cerdas sangat penting.
Apa strategi terbaik di bear market?
Tidak ada strategi yang pasti cocok untuk semua orang. Ada trader yang short market dengan derivatif. Ada yang melakukan hedge. Ada yang beli aset yang diyakini akan naik ketika market pulih. Ada yang HODL. Yang lain memilih mengurangi risiko dan menunggu. Pendidikan, timing, dan tahu berapa batas risiko Anda adalah yang utama.