
AKSI PRA-PASAR AS AS: 23 Juli 2025
Indeks Futures
Dow Futures: +0,5%
S&P 500 Futures: +0,4%
Nasdaq 100 Futures: +0,2%
Suku Bunga AS 10 Tahun: 4,38% (+3 bps)
Lingkungan Pasar
Indeks AS sedikit menguat pada pra-pembukaan, didukung oleh pengumuman perjanjian dagang "besar-besaran" antara Amerika Serikat dan Jepang. Donald Trump menyebutkan pengurangan tarif otomotif dan investasi Jepang senilai $550 miliar di AS, dengan "90% keuntungan kembali ke Amerika".
“Pasar merespons positif perkembangan ini karena memberikan harapan pada perjanjian serupa yang dapat menghindari gelombang kenaikan tarif yang diperkirakan pada 1 Agustus,” menurut Henry Allen (Deutsche Bank).
Namun, risiko kembalinya tarif secara tiba-tiba masih membayangi, terutama terhadap UE (30%), Kanada (35%), dan Brasil (50%).
“Perjanjian dagang mengurangi ketidakpastian yang menahan investasi dan perekrutan di AS. Masih harus dilihat apakah perjanjian ini bisa bertahan lama,” kata Paul Donovan (UBS).
Investor juga menanti laporan keuangan kuartalan dari raksasa teknologi, dengan Tesla dan Alphabet dijadwalkan rilis setelah penutupan.
Dari sisi makro, penjualan rumah existing bulan Juni diperkirakan 4 juta, turun dari 4,03 juta pada Mei. Indeks Inflasi Bisnis Atlanta Fed juga masuk agenda.
Saham Pilihan
Abivax (ABVX) +470%
Saham melonjak setelah uji klinis lanjutan yang sukses untuk kolitis ulseratif, meningkatkan antusiasme investor pada kandidat obat ini.
Toyota (TM) +12,69%
Merek Jepang ini langsung mendapat keuntungan dari perjanjian dagang AS-Jepang, terutama dari pengurangan tarif otomotif.
Fiserv (FI) -14,57%
Turun setelah kekecewaan pada pertumbuhan organik Q2, meskipun akuisisi unit pembayaran TD di Kanada.
Enphase Energy (ENPH) -7,69%
Penurunan tajam setelah proyeksi Q3 mengecewakan di tengah kekhawatiran soal tarif.
Telix Pharmaceuticals (TLX) -9,71%
Saham tertekan setelah adanya penyelidikan SEC atas informasi seputar pengobatan kanker.
Opendoor Technologies (OPEN) -11,81%
Mengalami tekanan jual masif meskipun ada minat baru pada beberapa "meme stocks".
AT&T (T) -3,54%
Meski pendapatan mobilitas naik 7% di Q2, pasar menilai kurangnya momentum secara keseluruhan.
Selamat bertransaksi!
Sylvain Mouilhaud: Pelatih Saham